efect bunga berjatuhan

Kamis, 13 Oktober 2016

10 hari di salah satu kota impian


3 bulan adalah waktu yang sangat lama untuk libur kuliah.
Sejak pertama masuk kuliah saya sudah mempersiapkan banyak hal untuk mengisi waktu liburan genap yang sangat lama tersebut.
Pada awal sebelum masuk kuliah saya sudah kursus design grafis, Alhamdulillah sekarang sudah bisa membuat undangan,stiker,kartu nama dll walau ilmunya masih terbatas. Awal semester 3 saya memutuskan untuk belajar merajut dengan teman saya yang bisa. Awalnya agak kesulitan buat ngerajut karena kegiatan tersebut sangat membutuhkan ketelitian tingkat dewa wkwkk, Alhamdulillah sekarang sudah bisa bikin pencil case, tempat HP, dan bross.. hehe
Nah, liburan menuju semester 5 saya bingung mengisi waktu luang. Dalam perencaanaan saya, libur semester ini akan saya isi dengan  kursus menjahit.
Sebenarnya , sudah ada budget buat kursus menjahit sudah ada yaitu 750.000.. tetapi ternyata biaya tersebut exclude kain,buku dll
Akhirnya saya berpikir menggunakan budget tersebut buat traveling.
Kebetulan saya memiliki banyak saudara di Jawa karena Ibu saya memang orang sana.
Hampir 7 tahun saya tidak mengunjungi Jawa Timur.
Kebetulan dan bisa dibilang sebuah rezeki yang tidak disangka-sangka kebetulan si Farah (one of my family) meminta saya menemaninya untuk berlibur. Kebetulan kami sama-sama memasuki waktu liburan yang panjang walaupun berbeda kampus.
Singkat cerita kami pun memutuskan untuk berlibur selama 10 hari terhitung sejak 21-30 Agustus 2016. 7 hari di Batu dan 3 hari di Sidoarjo.
Kami menginap di rumah salah satu keluarga disana. So, ini adalah liburan pertama yang bener-bener Liburan I mean tanpa ada mengikuti acara seminar dll seperti biasanya hehee…
Hari pertama kami di jemput pamanku, setelah sampai di Bandara Juanda kami memutuskan untuk langsung silaturahim ke tempat-tempat keluarga di Sidoarjo.
Setelah silaturahim ke Sidoarjo, pada hari itu juga kami langsung menuju kota Batu untuk segera istirahat.
Perjalanan dari Sidoarjo ke Batu ternyata cukup lama yaitu 2 jam. Sementara perjalanan jauh kami  berhenti sejenak untuk melihat pemandangan disekitar kota Batu hehe..



Setelah sampai di Batu kami pun beristirahat di rumah keluarga. Udara di Batu sangat dingin.. mungkin ini adalah cuaca yang sangat terdingin yang pernah saya temui.selama disini jujur saja saya jarang madi hahaaa cuaca nya sangat contras dengan kota Banjarmasin yang panas.
Hari ke 2 di kota Batu 2 orang sepupu saya dari Sidoarjo datang untuk menemani kami jalan-jalan. Karena tujuan kami disini adalah liburan, maka aku meminta sepupuku Nabila dan Iin untuk menunjukan tempat-tempat yang recommended buat dikunjungi.
Tempat pertama yang kami kunjungi adalah Omah Kayu. Ini adalah keinginan saya. Saya sangat suka alam (walau takut ketinggian) . Omah kayu adalah Rumah atau sejenis gazebo dari kayu yang didirikan di atas pohon. Dari sana kita akan melihat betapa indahnya kota Batu.
Omah kayu ini berdekatan dengan wisata paralayang. Makanya kawasan disekitar ini disebut daerah “Gunung Banyak” karena didaerah situ memang banya wisata gunung dan pemandangan yang indah,










Setelah puas berkelana di omah kayu, pada hari yang sama kami pergi ke Jalibar.
Jalibar adalah tempat peternakan kuda dan juga ada kebun bunga matahari didekatnya.
Agak lucu aja ngeliat kuda, kalo di banjar mah keseringan liat kambing wkwkw

Bunga matahari nya juga bagus,, dan didukung dengan cuaca yang sangat dingin…





Setelah ke jalibar, pada malam hari di hari yang sama kami jalan ke alun-alun kota Batu,
Kebayangkan dari pagi sampe malam Cuma jalan doing sangking banyaknya tempat wisata di kota ini.
Di alun-alun batu, saya mencicipi ketan susu yang terkenal disana, antrinya luar biasa. Ketan nya lumayan enak dan sangat terjangkau 6000. Di Batu saya sangat banyak menemukan makanan yang murah dan enak, lumayan.. budget buat kuliner bisa dihemat hehehehe
hari ke 3 di Batu kami jalan-jalan ke Museum Angkut.
Museum Angkut adalah museum transportasi, bahkan ada spot2 khusus untuk replika Negara tertentu,
Tempatnya bagus dan sangat luasssss… 






Setelah berkeliling puas di museum angkut,sorenya kami makan bakso khas Malang,, asliiiii wenakkkk bangett.. saya mencoba bakso mercon untuk pertama kalinya dan rasanya superpedasssss..

Hari ke 4 kami pergi ke Jatim Park 2,
Awalnya kami bingung mau jatim park 1 atau 2, karena kebanyakan dari kami takut ketinggian haha akhirnya kami memilih jatim park 2 . Jatim Park ini adalah kebun binatang modern. Selain kebun binatang, disini juga ada kolam renang dan wahana-wahana seru lainnya.






Hari ke 5 kami memutuskan untuk istirahat karena 4 hari berturut-turut jalan kesana kemari,, dalam hati saya ini kota ga ada habisnya buat jalan-jalan pantes aja kota Batu memiliki slogan “Kota wisata”
Malam nya ka Fidya ngajak kami buat makan mie setan di Malang. Perjalanan dari Batu ke Malang memerlukan waktu sekitar 30-45 menit. Jam 10 malam kami berangkat dan gak sia2 mie nya enak bangetttt.. sepanjang perjalanan ke Malang saya melewati Universitas impian saya dulu, yaitu Universitas Muhammadiyah Malang. Saya sempat termenung dalam hati saya berkata “finally, aku bisa liat kampusnya secara langsung walau gak kesampean bisa belajar ditempat ini” kami pun pulang ke Batu jam 12 malam hahaaa… kalo di kota orang mah berani aja pulang larut malam, kalo di kota sendiri mana bisa wkwk

Hari ke 6 sodara2 di Batu sudah mulai kelelahan karena menemani kami jalan-jalan seharian.
Akhirnya aku dan Farah memutuskan untuk jalan-jalan berdua, kami mengandalkan nanya ke orang-orang sekitar. Tujuan kami pada saat itu adalah ke Coban Rondo. Coban rondo adalah wisata air terjun.
Dengan bismillah kami berdua sebagai pendatang asing berkelana berdua dengan sepeda motor, dengan jalanan yang cukup seram dan dekat dengan jurang, kami perlahan mengikuti arah jalan. Finally sampai lah di Air terjun Coban rondo.. yeayyy!!!!







Setelah ke Coban Rondo kami memutuskan untuk ke Selecta, ternyata perjalanan menuju selecta cukup jauh, 2 kali masyarakat meneriaki kami karena kami melawan jalan yang satu arah (maklum,modal nekat tanpa sim wkw)
Sekali lagi kami hanya bermodalkan nekat, bertanya dengan orang hahaa.. kami tidak pernah takut sesat selama mulut kami berani untuk bertanya. Disituasi yang seperti ini kami memang benar-benar menerapkan pribahasa “malu bertanya,sesat dijalan. Akhirnya dengan susah payah mencari jalan , ketemu juga dengan tempat wisata selecta. Selecta adalah tempat wisata tanaman,bunga-bunga yang indah. Selain itu disini juga terdapat kolam renang dan wisata skyride.
Kami pun mencoba skyride dengan biaya 20.000 1 putaran untuk 2 orang.





Hari ke 7 sepertinya badan kami mulai merasa kelelahan, kami memutuskan istirahat saja dirumah dari pagi-sore. Malamnya kami kembali beraksi hahaaa… mumpung disini rasanya pengen menghabiskan waktu untuk menyenangkan hati dan pikiran sebelum berkutik dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan kampus. Kebetulan hari itu adalah malam minggu. Kami memutuskan untuk ke BNS alias Batu Night Square. BNS adalah wahana permainan, jujur saja karena saya takut dengan ketinggian akhirnya saya Cuma menaiki 1 wahana yaitu tangkuban perahu wkwk sisanya Cuma liat yang lain naik wahana-wahan yang seram.
Setelah ke BNS kami pun melanjutkan nonkrong untuk meminum susu sembari berbincang-bincang karena malam tersebut adalah malam terakhir kami di Batu, besok aku dan Farah akan ke Sidoarjo. Kami pun pulang kerumah jam setengah 1 malam. Pokoknya hal ini bisa saya lakukan ketika di kota orang. Hehee



Hari ke 8 kami berpamitan dengan keluarga di Batu, kami pun balik ke Sidoarjo kerumah paman ku. Malam nya kami di ajak ke Tunjunga Plaza di Surabaya. Mall disini juga wow karena sangat banyak pertokoannya berbeda dengan di Banjarmasin hehe, kami makan di Texas dan Pizza Hut sampai jam 10 malam…

Hari ke 9 kami focus untuk bersilaturahim lagi pamitan kepada keluarga diSidoarjo, seharian kami bersilaturahim ke tempat keluarga. Mumpung ada umur sekalian silaturahim biar bisa lebih akrab lagi dengan keluarga disini, karena sdh hampir 7 tahun  tidak ketemu.
Hari ke 10 aku dan Farah prepare packing buat balik ke Banjarmasin. Hari-hari tak terasa terlewati disini karena banyaknya tempat yang dikunjungi hehe.. sangking banyaknya titipan oleh-oleh dari keluarga, kami jadi kelebihan bagasi sampai 32 kilo lohh wkwkwk untungnya pada saat itu ada mahasiswa UMM yang ke Banjarmasin tanpa bagasi. Akhirnya kami minta bantuan dia. Untungnya dia percaya walau awalnya ragu untuk menerima titipan barang kami wkwkw
Kami diantar ke Bandara sekitar jam 11 pesawat jam 2 dan Finally jam 5 sore kami berdua selamat sampai Banjarmasin.


Btw , selama 10 hari di Jawa saya hanya bermodalkan tiket pesawat sekitar 780.000,, pengeluaran lainnya Alhamdulillah tertutupi dengan pemberian keluarga saya disana. Hehe
Alhamdulillah, impian saya untuk jalan-jalan ke Malang sudah tercapai. Allah memudahkan perjalanan saya selama disana.
selama ada Allah saya tidak pernah takut untuk bermimpi, all is well. Allah will accept our doa, Allah will grant our wishes. J
-Zulfa-



Tidak ada komentar:

Posting Komentar