1 tahun Mahasiswa Jumba (Mahasiswa Jumat Berbagi)
Sebenarnya aku pun tidak tau pasti kapan gerakan ini dilahirkan :D. Kalau
kamu membaca postingan aku sebelumnya disana memang tidak dijelaskan secara
detail kapan tanggal munculnya mahasiswa jumba ini.
Baiklah, karena cukup memusingkan aku memutuskan bahwa lahirnya mahasiswa
jumba di minggu pertama bulan ramadhan. Kenapa? Karena agenda pertama kami
dilaksanakan di bulan ramadhan tahun 2016 maka anniversary nya pun akan
dilaksanakan pada bulan ramadhan juga.
Hah? Anniv? Wkwkw
Jadi sebenarnya bukan anniv sih tapi lebih ke acara syukuran karena sudah
setahun mahasiswa jumba konsisten melaksanakan kegiatan berbagi.
Aku pun dan teman-teman lainnya berencana untuk melaksanakan kegiatan buka
bersama dengan anak yatim. Kalau tahun kemarin kami melaksanakan buka bersama
di panti asuhan, maka tahun ini kami melaksanakan buka bersama di rumah yatim.
Awalnya kami ingin hari Jumat, namun pihak rumah yatim ternyata memiliki agenda
tersendiri pada hari Jumat dan yang kosong adalah hari kamis finally kami
putuskan untuk berbuka puasa bersama pada
hari Kamis 1 Juni (6 Ramadhan 1438) bersama 20 anak rumah Yatim.
Persiapannya cukup singkat hanya 4 hari, sedangkan pada saat itu kami yang
berasal dari mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat memasuki minggu tenang
sebelum ujian dimana minggu tenang itu sangat banyak tugasssss.. aku pun
berusaha tenang dan menyicil satu persatu tugas. Aku meminta tolong kepada
teman-teman lainnya untuk bisa berbagi tugas dalam melaksanakan acara syukuran
ini. Alhamdulillah jika kita bekerja bersama-sama maka semua akan terasa lebih
mudah.
Agenda kali ini akan ada sambutan dari pihak rumah yatim, perkenalan apa
itu mahasiswa jumba, perkenalan peserta, materi motivasi, pemberian santunan,
potong kue, doa bersama dan buka puasa bersama serta foto bersama.
Kami pun mulai ngeshare informasi kegiatan di media sosial khususnya di
instagram @mahasiswa_jumba, dan Alhamdulillah responnya cukup banyak, banyak
yang berpartisipasi, banyak yang berdonasi. Walaupun tahun ini yang berdonasi
tidak sebanyak tahun kemarin karena waktu yang mepet, tetapi yang
berpartisipasi dalam agenda tahun ini lebih banyak dari tahun kemaren.
Waktu berjalan hari demi hari, tak terasa sudah H-1, konsumsi sudah
dipesan, kue sudah dipesan, pembagian tugas acara sudah, santunan sudah
disiapkan dan tinggal menunggu hari esok. Pada hari Rabu siang, aku melanjutkan
menyelesaikan tugas kuliah agar bisa fokus di kegiatan di hari kamis. Tiba-tiba
telpon saya berdering, kemudian aku angkat dan mulailah percakapan dengan
seorang lelaki. aku terkejut dia mengenalkan diri sebagai produser salah satu
tv swasta, dia mengundang aku untuk menjadi narasumber di sebuah acara
talkshow, dia ingin aku berbincang-bincang santai untuk menjelaskan apa itu mahasiswa
jumba. Awalnya aku bingung karena aku pikir mahasiswa jumba bukan sebuah
komunitas, bukan sebuah gerakan besar, hanya gerakan biasa saja dan menurutku
masih belum pantas terlalu di ekspose haha. namun, aku berpikir ini lah
kesempatan untuk mengenalkan dan menjelaskan jumba ini yaaa hitung-hitung bisa
nambah donatur hehee.. aku pun mengajak teman ku Lisa dan kami harus taping jam
11 pagi di hari Kamis. Yap, tepat di hari agenda syukuran 1 tahun mahasiswa
jumba. Disana aku menjelaskan secara detail tentang awal mula nya mahasiswa
jumba, kegiatannya apa saja, sumber dana nya darimana dll. Aku rasa ini
merupakan kado terindah dan merupakan semangat baru untuk mahasiswa jumba untuk
terus berbagi.
Sore nya aku langsung pergi ke Rumah Yatim untuk mempersiapkan semua. Ada
20 anak yatim yang akan kami santuni. Acara dimulai jam 5 namun anak-anak
dirumah yatim tersebut sudah duluan datang ssatu am sebelum acara dimulai.
Sembari menanti teman-teman yang lain, aku berbincang-bincang dengan salah satu
pengurus rumah yatim disana. ternyata rumah yatim ini memiliki lebih dari 200
anak asuh, namun hanya 7 orang yang tinggal diasrama, selebihnya tinggal
dirumah masing-masing namun biaya pendidikan ditanggung oleh pihak rumah yatim
ini hingga selesai. Sambil berbincang-bincang terbesit dipikiranku untuk
mengadakan acara buka bersama 100 anak-anak kurang mampu di Banjarmasin. Aku
mulai membayangkan tahun depan syukuran mahasiswa jumba akan lebih meriah dan
akan diisi oleh anak-anak panti asuhan, rumah yatim dan rumah kanker. Aku ingin
gerakan ini bisa lebih banyak menebar manfaatnya walau aku sadar gerakan ini
masih banyak kendala-kendala yang dihadapi, toh namanya juga mimpi, gak ada
yang salah ka, toh dulu juga aku bermimpi ingin memiliki gerakan sosial seperti
ini dan ternyata Allah mengabulkannya hingga konsisten bertahan selama setahun
belakangan ini. Selain itu aku juga pernah bermimpi untuk menjadi seorang
narasumber yang harapannya bisa menginspirasi banyak orang untuk sama-sama
berbuat kebaikan Alhamdulillah tidak disangka-sangka aku malah diundang di
acara talkshow tv swasta lokal dan menjadi narasumber disana. ahh hobi ku
adalah bermimpi, aku senang sekali bermmimpi, aku selalu mempunyai
target-target yang ingin aku capai selama hidup ini toh Allah tidak diam, Allah
with us, semoga apa saja yang aku mimpikan bisa menjadi coretan-coretan indah
karena mimpi-mimpi tersebut akan
terwujud. Okay kembali ke laptop.
Setelah perbincangan yang cukup lama dengan pengurus anak yatim finally
teman-teman saya yang lain berdatangan. Yuk acara kita mulai ... acara dipimpin
oleh teman aku Desy Helma, acara awal pembukaan, sambutan dan perkenalan rumah
yatim di isi oleh ka Tari dia menjelaskan apa itu rumah yatim beserta program-programnya.
Kemudian sambutan dari perwakilan mahasiswa jumba yang kebetulan diisi oleh
saya, saya mengucapkan terima kasih sekaligus memperkenalkan sejarah mahasiswa
jumba. Kemudian setiap orang yang hadir peserta maupun anak-anak rumah yatim
memperkenalkan dirinya masing-masing. Anak-anaknya terlihat malu-malu karena
mayoritas dari mereka adalah remaja smp dan sma. Oh ya sebelum acara mulai ada
temanku yang datang dan memberi santunan 20 amplop untuk diberikan kepada anak
yatim, sebenarnya dari aku sendiri pun sudah mempersiapkan 20 amplop, finally
setiap anak yatim mendapatkan 2 amplop hehe.
Acara ditutup dengan pemotongan kue dan makan bersama serta foto bareng,
semua terlihat bahagia semua nampak terlihat gembira. Aku yakin konsep berbagi
itu membahagiakan benar-benar terbukti, maka dari itu aku selalu semangat untuk
mengajak teman-teman dalam kegiatan berbagi karena sebenarnya dengan berbagi
kita telah membahagiakan orang lain dan sadar atau tidak sadar dengan
membahagiakan orang lain secara tidak langsung kita juga turut membahagiakan
diri sendiri. So, berbagi itu membahagiakan J








Tidak ada komentar:
Posting Komentar