Untuk
kesekian kalinya aku berkunjung ke sebuah desa. Ya, sejak mengikuti UKM FKIP MENGAJAR jiwa petualang ku kembali menyala,
maklum sejak SMA suka menjelajah kemana-mana eh pas kuliah malah jadi mahasiswa
kupu-kupu tanpa prestasi selama 4 semester.
Kali ini
perjalanan ku ke Desa Jelapat Baru Kecamatan Tamban Kabupaten Barito kuala.
Aku berangkat
bersama 8 temanku yang lain. Kali ini tujuan kami adalah untuk survey. Iyap,
survey untuk kegiatan salah satu program kerja Departemen pengabdian masyarakat
yaitu FKIP MENGABDI
Sebagai
ketua departemen pengabdian masyarakat aku dituntut untuk ikut dalam kegiatan
survey ini karena agenda ini juga menjadi salah satu bagian dari tanggung
jawabku.
Kali ini
desa yang kami tuju merupakan daerah perairan sungai barito, maka dari itu kami
harus menyebrang sungai selama kurang lebih 20 menit.
Jam 7.30
kami berkumpul di depan kampus lalu berangkat ke dermaga penyebrangan,
sepanjang jalan menyebrang sungai suasana adem nya sangat mendukung ditambah
pemandangan batubara dan kapal-kapal besar. Wah kalimantan ini kaya di benak
saya. Setelah menikmati suasana menyebrang tibalah kami di dermaga penyebrangan
Tamban, kami dijemput oleh salah satu anggota FKIP Mengajar yang lokasi tempat
tinggalnya didaerah sana. Setelah sampai kami melanjutkan perjalanan menuju
desa sekitar 20 menitan,, sepanjang jalan terlihat indahnya sawah hijaunya padi
dan suasana sepi khas desa. Ahh, entah kenapa akhir-akhir ini aku mencintai
desa sejak bertemu dengan orang-orang yang mengajarkan ku arti pentingnya
bersyukur hidup dikota, Sejak bertemu orang-orang yang mengajarkan ku betapa
pentingnya dalam hidup ini untuk melihat kebawah agar lebih bersyukur. Aku merasakan sesuatu yang berbeda ketika
berkunjung ke desa, KETENANGAN. Ya, sebuah perasaan yang sulit didapat ketika
di kota. Ketika aku berada didesa aku merasakan ketenangan dan kebahagiaan
ketika bertemu dengan orang-orang yang ramah dan santun, ketika berada didesa
aku belajar betapa pentingnya mengendalikan nafsu dunia terhadap harta,
jabatan, uang dan segalanya yang sifatnya hanya sementara. Selalu ada pelajaran
yang aku dapatkan ketika berada didesa.
Ketika sampai ditujuan agenda kami adalah
mengunjungi rumah kepala desa untuk membicarakan rundown kegiatan disana. oh ya
btw ini survey yang kedua kalinya jadi kami hanya memfix an izin disana.
setelah kerumah kepala desa dan mendapatkan dukungan penuh dari beliau kami pun
survey rumah yang akan kami sewa selama kegiatan disana (4 hari 3 malam) kami
tertarik di sebuah rumah di pinggir sungai dimana suasana disana cukup adem,
angin sepoi2 dan bisa sekalian wisata sungai hheee... setelah selesai survey
tempat nginap didesa, kami berkunjung ke sekolah. Saya sempat shock melihat
keadaan kelas disini, kursi-kursi setengah hancur, meja-meja kelas yang
berhamburan, buku-buku berserakan, toilet yang tidak layak pakai, dll. Hati
saya cukup miris melihat keadaan sekolah yang seperti ini, saya sangat
bersyukur bisa bersekolah disekolah Negri yang bagus sampai sekarang, saatnya
kita harus membawa sebuah perubahan sebagai bentuk realisasi dari rasa syukur
kita. Setelah melihat kondisi sekolah kami pun melakukan kunjungan ke rumah
kepala sekolah, kami meminta izin untuk mengadakan kegiatan mengajar disana dan
Alhamdulillah untuk kesekian kalinya niat kami disambut dengan baik. Kami diizinkan
untuk mengelola sekolah secara full selama 3 hari. Bahagiaa sekaliiiiiiiiiii...
ini merupakan kesempatan emas bagi anggota fkip mengajar untuk belajar
mengajar, belajar mengelola kelas, belajar mengelola sekolah dan bersosialisasi
dengan warga sekitar karena proker Fkip mengabdi ini bukan hanya melibatkan
sekolah saja namun langsung terjun di masyarakat. Ahh sayang sekali untuk agenda
ini aku tak bisa mengikuti nya dikarenakan bentrok dengan jadwal PPL maklum sudah semester 7. Aaaaaa udah memasuki
semester akhir, rasanya aku masih ingin terus berkarya,terus berorganisasi tapi
apalah daya aku juga harus fokus ke studi ku, aku harus bisa menyelesaikan
skripsiku agar dengan mudah meraih mimpi-mimpi ku yang lain setelah lulus
kuliah.
Semoga
nanti kegiatan FKIP Mengabdi ini akan berjalan dengan lancar, bisa membawa
dampak positif, membangun perubahan dari hal yang terkecil step by step
insyaAllah.
FKIP
MENGAJAR....... MENGABDI GASAN BANUA !!!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar